Menjaga Suhu Kandang Closed House Tetap Stabil di Musim Hujan

Musim hujan membawa tantangan tersendiri bagi peternak ayam, termasuk yang sudah memakai kandang closed house. Suhu luar turun, kelembapan naik, dan angin kencang bisa mengganggu kestabilan lingkungan di dalam kandang. Padahal, fluktuasi suhu adalah salah satu pemicu stres yang menurunkan performa ayam.

Kenapa musim hujan berisiko?

  • Suhu malam turun lebih rendah dari biasanya, terutama pada fase brooding.
  • Kelembapan tinggi membuat litter basah, memicu amonia dan penyakit pernapasan.
  • Angin kencang bisa masuk lewat celah dan membuat ayam kedinginan di satu sisi kandang.

1. Audit kebocoran udara

Closed house hanya bekerja optimal jika benar-benar tertutup. Sebelum musim hujan, periksa:

  • Celah pada tirai, dinding, dan sambungan atap.
  • Pintu dan area di sekitar kipas yang tidak menyala.
  • Lubang di lantai atau dinding bekas instalasi.

Udara yang masuk dari celah tidak terkontrol — berbeda dengan udara dari inlet yang sudah diatur. Menutup celah membuat sistem ventilasi dan pemanas bekerja lebih efisien.

2. Atur ventilasi minimum, jangan dimatikan

Godaan saat cuaca dingin adalah mematikan kipas. Padahal ventilasi minimum tetap diperlukan untuk membuang uap air, amonia, dan karbon dioksida. Kuncinya adalah ventilasi minimum yang dikombinasikan dengan pemanas: udara tetap berganti, suhu tetap terjaga.

3. Siapkan pemanas sebelum dibutuhkan

Pemanas gas sangat membantu menjaga suhu saat malam dingin. Pastikan:

  • Pemanas sudah dicek dan dibersihkan sebelum siklus dimulai.
  • Stok gas cukup dan jadwal pengiriman sudah diatur — jangan sampai kehabisan saat hujan deras dan akses jalan sulit.
  • Sensor suhu dan controller berfungsi baik, sehingga pemanas menyala sesuai kebutuhan.

Panduan suhu per umur bisa dibaca di artikel pemanas brooder gas untuk kandang ayam.

4. Jaga litter tetap kering

  • Periksa dan perbaiki kebocoran atap serta talang air.
  • Atur tinggi dan tekanan nipple drinker agar tidak menetes.
  • Ganti atau tambahkan litter pada area yang basah.

5. Pantau data harian

Catat suhu, kelembapan, konsumsi pakan, dan konsumsi air setiap hari. Perubahan mendadak pada data ini sering menjadi tanda awal masalah — sebelum terlihat pada ayam.

Kandang closed house yang rapat, ventilasi minimum yang tepat, dan pemanas dengan pasokan gas yang terjamin adalah tiga kunci melewati musim hujan dengan performa tetap baik.

Gas Alam Bersama membantu peternakan di Gresik, Lamongan, Mojokerto, Sidoarjo, Pasuruan, Pandaan, dan Surabaya mendapatkan pasokan gas yang terjadwal untuk pemanas kandang. Hubungi kami.

Artikel lainnya